Home Crypto Kepolisian Korea Selatan Menyoroti Pembekuan Aset LFG (Luna Foundation Guard): KBS

Kepolisian Korea Selatan Menyoroti Pembekuan Aset LFG (Luna Foundation Guard): KBS

16
0


Pembekuan aset LFG Luna Foundation Guard

Kanalcoin.com – Kepolisan Korea Selatan dilaporkan tengah melakukan permintaan pembekuan sejumlah aset perusahaan LFG (Luna Foundation Guard) berupa asset cyrpto yang tersimpan pada beberapa  bursa pertukaran korea. LFG merupakan perusahaan Yayasan nirlaba yang bertujuan menjaga ekosistem Terra Luna. Menurut KBS, salah satu sumber berita korea, Kepolision Metropolitan Seoul telah meminta sejumlah pertukaran untuk menghentikan penarikan dana yang dimiliki oleh Yayasan LFG.

Cryptocurrency Terra Luna, baru-baru tengah menjadi kontroversi setelah penurunan tajam dan penarikan besar-besaran yang dilakukan oleh investor yang menyebabkan harga Terra Luna turun hingga 90% dalam 24 jam.

Penuruan yang diduga disebabkan oleh salah satu cryptocurrency stablecoin milik Terra Luna, TerraUSD (UST) keluar dari patokan dollar AS, menyebabkan harganya tidak sebanding 1:1 terhadap patokan dollar AS. Harga UST mencapai 0,7 USD saat penurunan Tajam Coin Terra Luna pada tanggal 10 Mei kemarin.

Stablecoin dirancang agar harganya selalu tetap stabil 1:1 terhadap patokannyna. Tidak seperti stablecoin lainnya,USDC dan USDT, Terra UST tidak memiliki cadangan penyimpan dollar di Bank yang membuat tetap stabil, melainkan diatur oleh algoritmik dengan persediaan Cryptocurrency Terra Luna pada ekosistem.

Setelah kejadian yang memicu kontroversi akibat kejatuhan dan ketidakstabilan harga Terra Luna, salah seorang yang mengaku sebagai investor, menyebut telah melapor kerugian yang ia derita akibat kecelakaan kejatuhan cryptocurrency Terra Luna. Postingan yang dibagikan direddit  telah telah mendapat 347 Komentar. Seseorang mengatakan dalam komentar tersebut bahwa berurusan dengan kripto berisiko tinggi.

“berurusan dengan kripto berisiko tinggi. polisi tidak akan mendapatkan uangmu, mereka juga tidak akan melakukan apa pun pada Do Kwon”, tulis salah seorang komentar.

Do Kwon selaku CEO Terra Luna Labs, dalam upayanya menyelamatkan ekosistem, telah mengajukan sebuah proposal baru untuk memulihkan perdangangan.  Blockchain baru Terra Luna baru telah dibuat, mengganti blockchain lama yang berganti nama menjadi Terra Luna Classic, Ucap Do Kwon yang dibagikan pada Akun Twitternya.

Dikarenakan Permintaan pemblokiran sejumlah asset crypot milik Yayasan LFG di sejumlah bursa crypto korea oleh Kepolisian tidak terikat dengan hukum di Negara tersebut, belum diketahui berapa jumlah yang dapat dibatasi dalam penarikan. Polisi mengatakan ada dugaan aliran  penggelapan dan yang mengalir ke LFG sehingga mereka mengambil Tindakan pembekuan tersebut, menurut laporan KBS.

(*)



Previous articleADDX bags $58M to reduce min. private investment by 10x via smart contracts
Next articleLong-Term Hodlers Remain Unfazed, Despite Bitcoin’s Sentiment Hitting Rock Bottom